Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa (PKPP) menekankan aspek pemanfaatan hasil litbangyasa dalam rangka mendukung perwujudan sistem inovasi daerah (SIDa), sistem inovasi nasional (SINas), pelaksanaan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)... Baca Selengkapnya>>
SUKSESI ALAMI DAN REVEGETASI LAHAN BEKAS ERUPSI MERAPI
N.5

Terlepas dari keuntungan materi (pasir, wisata) setelah erupsi, erupsi Gunung  Merapi telah merusak ribuah hektar kawasan hutan, terutama kawasan hutan yang berada di wilayah Taman Nasional Gunung Merapi. Kerusakan kawasan ini tentunya disertai  dengan kepunahan ekosistem yang ada di dalamnya, terutama vegetasi yang menjadi sumber kehidupan. Melalui tahapan proses suksesi, lahan yang rusak sebetulnya bisa pulih kembali dengan sendirinya, akan tetapi memerlukan waktu yang sangat lama.  Penelitian Suksesi alami dan Revegetasi lahan bekas erupsi  Gunung Merapi bertujuan untuk mengetahui vegetasi yang ada setelah 2 tahun paska erupsi dan mempercepat revegetasi di lahan terkena dampak erupsi.

Untuk menghijaukan kembali lahan yang terkena tumpahan lahar diperlukan teknologi revegetasi dan pengelolaan yang sesuai dengan tuntutan ekologi dan kebutuhan hidup masyarakat sekitar letusan, antara lain dengan memilih jenis-jenis tanaman yang dapat beradaptasi dengan kondisi paska letusan, cepat tumbuh dan mempunyai karakteristik menguntungkan bagi ekologi dan kehidupan masyarakat.  Untuk mendukung keberhasilan revegetasi, pola tanam yang diterapkan harus sesuai dengan karakteristik/kondisi alami.  Perbaikan kondisi lahan  dilakukan dengan menggunakan emulsi yang dapat menjaga kelembaban tanah, sekaligus sebagai ameliorant dan bahan-bahan lainnya yang dapat menstimulir pertumbuhan pohon.

Dari kegiatan penelitian ini, secara ekonomi dapat memberikan manfaat khususnya bagi penduduk setempat dan lingkungan sekitar pada umumnya, manfaat tersebut diantaranya :

-   Memilih jenis-jenis tanaman yang sesuai dan dapat beradaptasi dengan    kondisi lingkungan paska letusan, pemberian pupuk dan ameliorant akan meningkatkan keberhasilan produktivitas lahan berupa meningkatnya hasil panen dari komoditi yang ditanam.

-   Revegetasi dengan jenis-jenis tanaman berkayu mempercepat penutupan lahan, menahan aliran air di permukaan tanah/menyimpan air dalam tanah yang bermanfaat sebagai sumber air tanah.  Jenis-jenis tanaman berkayu yang tergolong ke dalam jenis tanaman serba guna dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan (buah-buahan) dan kayu pertukangan.

Pola tanam campuran antara jenis-jenis tanaman berkayu dengan tanaman pangan semusim disamping dapat meningkatkan kondisi lingkungan, hasil tanaman semusim dapat meningkatkan ketahanan pangan. Hasil tanaman pangan dapat dijadikan komoditi usaha yang dapat meningkatkan taraf hidup/ekonomi masyarakat

: Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
  • 1. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Yogyakarta
  • 2. Balai Taman Nasional Gunung Merapi
  • 3. Kelompok masyarakat Desa Glagah Harjo Kec Cangkringan Jogyakarta
  • 4. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Prpgo BPDAS Opak
  • 1. Jurnal Ilmiah
  • 2. Pelatihan-Pemberdayaan Masyarakat
Presentasi Evaluasi N.5
  • Ir, Ir. Sukaesih Prajadinata, MSc, MSc
    Jabatan: Peneliti Muda
    NIP: 19580306 198603 2 002
    Peneliti Utama
    Telp: 081314180853
    Email: sukaesih_dinata@yahoo.co.id
  • Dr, Dr. Made Hesti L Tata, SSi, MSc, SSi, MSi
    Jabatan: Peneliti Muda
    NIP: 19700525 199403 2 002
    Peneliti Anggota
    Telp: 081251931630
    Email: hl.tata@gmail.com
  • Dr. Ir., Dr. Ir. Herman Daryono, MSc., MS
    Jabatan: Peneliti Utama
    NIP: 19490707 1980031004
    Peneliti Anggota
    Telp: 08129192587
    Email:
  • Dra, Dra. Diana Prameswari, M.Si, MSi
    Jabatan: Peneliti Muda
    NIP: 19640114 1991032001
    Peneliti Anggota
    Telp: 08164838660
    Email: diana_eko@yahoo.com
  • Mawazin, SSi, SSi
    Jabatan: Peneliti Muda
    NIP: 196304051983031004
    Peneliti Anggota
    Telp: 085216280135
    Email: mawazin@yahoo.co.id
powered by Disqus